Ikan menjalani hidup mereka sepenuhnya dikelilingi oleh air di semua sisi. Air mengelilingi mereka secara eksternal di habitat mereka dan juga membentuk sebagian besar massa tubuh mereka. Oleh karena itu, ikan harus menemukan semacam keseimbangan antara dua lingkungan air yang berbeda ini yang sangat menentukan kesehatan mereka. Keseimbangan ini terwujud melalui proses osmosis dan osmoregulasi.
Osmosis adalah konsep yang melibatkan pergerakan pasif air melalui membran yang dapat dilewati oleh air, tetapi tidak oleh zat terlarut yang larut dalam air. Melalui osmosis, air bergerak dari daerah dengan konsentrasi zat terlarut yang lebih rendah ke daerah dengan konsentrasi zat terlarut yang lebih tinggi.
Osmoregulasi secara aktif mengontrol konsentrasi garam meskipun konsentrasi garam di lingkungan bervariasi. Pada ikan air tawar, bagian dalam tubuh ikan memiliki konsentrasi garam yang lebih tinggi daripada lingkungan eksternal. Akibatnya, ada kecenderungan kehilangan garam dan menyerap air. Untuk mengatasinya, ikan air tawar memiliki ginjal yang sangat efisien yang membuang air dengan cepat. Mereka juga menyerap kembali garam dari urin sebelum dikeluarkan untuk meminimalkan kehilangan dan secara aktif mengambil garam dari lingkungan mereka menggunakan sel khusus di insang.
Pengeluaran energi yang konstan ini untuk mempertahankan keseimbangan osmotik adalah alasan mengapa nutrisi yang tepat dan tingkat stres yang rendah penting untuk kesehatan ikan. Kerusakan pada ginjal akibat infeksi bakteri atau cara lain sering kali mematikan karena organ ini menyerap sejumlah besar air yang terus-menerus berdifusi ke dalam tubuh ikan.
Perubahan tiba-tiba dalam tekanan osmotik dapat memberi tekanan besar pada sistem osmoregulasi ikan. Ikan yang mengalami stres akut menghasilkan katekolamin yang kemudian meningkatkan sirkulasi ke insang untuk memperbaiki penyerapan oksigen. Secara bersamaan, masuknya air melalui insang meningkat secara dramatis. Diuresis yang terkait dengan stres ini dapat dengan cepat menyebabkan ketidakseimbangan elektrolit yang serius akibat kehilangan klorida dan ion lainnya dalam urine. Secara bersamaan, hiperglikemia yang dibutuhkan untuk dorongan energi cepat dalam situasi bertarung atau melarikan diri disebabkan oleh glikogenolisis yang dimediasi katekolamin dari cadangan hati. Jika tantangan stres ini terus berlangsung, kadar kortisol plasma meningkat dan mempertahankan hiperglikemia melalui glukoneogenesis hati.
Ikan air tawar perlu memiliki tingkat stres yang rendah dan nutrisi yang tepat. Ikan yang berada di bawah stres besar tidak dapat mengatur perbedaan tekanan osmotik dengan mudah. Inilah sebabnya mengapa aklimatisasi harus dilakukan dengan cara yang benar. Saat menempatkan mereka dalam mandi garam, konsentrasi garam harus ditingkatkan secara bertahap.
Penting untuk memahami osmosis dan bagaimana hal itu mempengaruhi ikan. Ini adalah komponen vital dari kesejahteraan mereka. Kemampuan untuk mengendalikan masalah, mengirim dan menerima ikan dengan aman, serta mengobati penyakit akan meningkat jika Anda memperhatikan aspek ini dalam kehidupan mereka.